Pengukuhan Pengurus BKM ARTA KAWULA
Bertempat di kantor BKM Arta Kawula, Lurah Krobokan Semarang, Bp. Samijono, S.H. mengukuhkan Pengurus BKM Arta Kawula periode 2019-2022, Dalam sambutannya, Lurah Krobokan mengharapkan agar kepengurusan BKM yang baru ini dapat jauh lebih baik dari sebelumnya. Selain itu Lurah Krobokan menambahkan dan mengingatkan bahwa tahun ini adalah tahun politik maka dari itu ia mengajak dan berharap pesta demokrasi ini berjalan aman, lancar tertib dan "jangan golput". Heri Herantoro, S.H. selaku koordinator menyatakan akan melanjutkan kepemimpinan Bp. H. Basuki Purwanto, B.E. Apalagi pasca selesainya MWT ke XIX minggu lalu yang telah berlangsung baik dan untuk pertamakalinya sekaligus dilangsungkan RAT Koperasi Arta Kawula tahun buku 2018. Dalam Pidato pengantarnya sebagai Koordinator sekaligus menyampaikan kepada segenap pengurus untuk lebih giat bergandengan tangan mengatasi kekumuhan di wilayah Krobokan. Tak lupa ucapan terima kasih kepada para pengur...


Membaca redaksional Buletin ArtaKawula ini saya jadi tersenyum sendiri, Pak.
ReplyDeleteGimana. Jadi kah merombak dewan redaksinya? :)
Saran saya, sebagai Redaksi Website resmi PNPM Mandiri Perkotaan, adalah sebagai berikut:
(1). Jangan berkecil hati. ^_^
Mengelola media--khususnya media warga, yang notabene dikelola oleh warga setempat, relawan, memang tak pernah mudah. Apalagi dengan "tantangan" anggaran yang minim. Bisa meluncurkan sebuah media warga yang berkesinambungan setiap bulan saja sudah luar biasa.
(2) Semua kritikan adalah masukan. Bukan protes.
Terimalah semua kritikan sebagai masukan. Tapi Tim Redaksi tetap harus setia pada misi buletin. Apa sih dulu latar belakang, maksud dan tujuan diluncurkannya Buletin ini? Sebagai media komunikasi, bukan? Nah, jika ada warga yang mengkritik, artinya mereka perhatian dan punya harapan bahwa media ini kelak benar-benar mewujudkan misi dan visinya tadi. So, semangatlah!
(3) Mengganti Tim Redaksi, tidak selalu menjadi solusi jitu. Yang lebih tepat adalah: belajar dan berkembanglah. ^_^
Sedangkan masukan terkait konten, menurut saya, akan lebih menarik jika buletin ini:
(1). Diisi dengan wawancara mini dengan KSM. Tangkap testimoni ataupun keluhan dari mereka. Metode wawancara bisa face to face, atau sediakan kotak saran atau kuesioner yang dibagikan setiap kali KSM mengembalikan pinjaman bergulir, atau saat rapat/rembug warga. ^_^
(2) Perbanyak visualisasi: Ya, cantumkan foto disertai keterangan fotonya.
Dokumentasi foto pelaksanaan kegiatan adalah hal yang paling asyik untuk dilihat dalam media warga. Foto-foto yang memuat wajah warga akan terasa lebih menyentuh warga, sehingga warga pembaca akan lebih merasa terikat secara emosional dengan media/buletin mereka. ^_^
(3) Saya pernah melihat buletin yang memuat "Salam-salaman"--isinya salam manis dari warga RT sekian untuk warga RT tetangga. Ini mungkin hal lucu, tapi sekali lagi, membuat warga pembaca tertarik dan tersentuh.
(4) Jika perlu, cantumkan data pinjaman KSM atau data keuangan BKM. Nah.. ini akan membuat warga terperangah dengan keberanian BKM mewujudkan transparansi terkait pelaksanaan kegiatan.
Semoga saran-saran dari saya berguna dan membantu memperkaya isi buletin ya, Pak! Bersemangatlah! Kalau memerlukan bantuan dari kami, terkait tips penulisan artikel, cerita atau berita, silakan hubungi kami. Bisa langsung ke redaksi web, atau ke facebook kami. ^_^
Ditunggu kontak-kontaknya yaa.. Bravo, Krobokan!
Trim's atensinya...
ReplyDelete